Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2012

0 komentar

Windows 8 Loader (Windows 8 Build 7850 Asli Activator dan Remover Timebomb v0.9.4)

Windows 8 LoaderAktivasi Windows 8 Genuine 2012, adalah alat kecil yang memilikikemampuan yang luar biasayang merupakan aplikasi yang sangat kuat untuk membuatWindows 8 sebuah gunuine (Asli).

Windows_8_Loader

Bagi mereka yang memiliki masalah dengan cara mengaktifkan Windows 8, mungkin aplikasi inidapat menjadi salah satu cara untuk mengaktifkanyang tidak bisa sebaliknya menjadi Full versionasli atau asli (Asli). Atau bagi anda yang tidak memiliki nomor seri / Key juga dapat menggunakanalat kecilNah bagi anda pengunjung setia yang membutuhkan alat ruangsoftware.net silahkan download satu ini di akhir posting ini.

Windows 8 Build 7850 Asli Activator dan Remover Timebomb v0.9.4
  • Logging fitur. 
  • Semuanya dapat dilakukan dalam Normal Mode sekarang 
  • kredit diperbarui 
  • Tidak ada jendela yang lebih membeku selama aktivasi atau refresh 
  • Mengaktifkan fitur tersembunyi kini menampilkan pesan setelah selesai 
  • Bom waktu restore tetap
 Downloads :

Kamis, 15 November 2012

0 komentar

Download Windows 8 Final

Setelah kemarin microsoft melakukan launching windows 8 yang sudah full version, dan atas permintaan sobat CC, kali ini CC akan berbagi informasi mengenai Download Windows 8 Final Terbaru. Bagi anda yang sedang mencari dan ingin mencoba windows 8, simak baik-baik ulasan berikut ini.


Windows 8 Final

Download Windows 8 Enterprise Final Terbaru

Catatan :
Link berikut akan mengantarkan anda ke situs adf.ly. Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari Browser untuk melanjutkan download.

Download Windows 8 Enterprise 32 bit
Download Windows 8 Enterprise 64 bit

Spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk instal windows 8:
  •     1GHz or faster processor.
  •     1GB RAM for 32bit and 2Gb RAM for 64 bit
  •     16/20GB hard drive for 32/64 bit

Kalau Menurut Anda Bermanfaat, Mohon Klik THANK dibawah : 


Sabtu, 24 Maret 2012

0 komentar

10 GNU/Distro Linux Terbaik

Banyak sekali kemajuan-kemajuan yang ada di dunia persilatan distro GNU/Linux distro,Kompatibilitas hardware, kemudahan penggunaan, dukungan repositori perangkat lunak. Ketiga atribut ini mutlak harus ada dalam setiap distro linux. Hal ini menciptakan situasi yang agak unik, di mana ide-ide developer cepat menyebar. Dan sebagai hasilnya, ada puluhan distribusi update setiap bulan, ratusan setiap tahun, berlomba-lomba untuk menjadi urutan teratas di DistroWatch.com. Berikut Ini adalah 10 distro linux menurut saya hehe :
1.Ubuntu

Ubuntu merupakan distro Linux yang paling populer diantara distro distro linux lainnya. Sifatnya yang stabil serta user friendly membuatnya sangat diminati oleh publik. Ubuntu juga merupakan distro Linux yang paling cocok bagi pengguna awam yang baru belajar menggunakan Linux, karena memang distro linux inilah yang paling gampang pengoperasiannya. Dukungan komunitas yang besar membuat Anda tidak akan pernah kehabisan tempat untuk bertanya.
Tetapi ada dua alasan mengapa Ubuntu masih merupakan pilihan yang fantastis untuk pemula – kompatibilitas hardware dan kemudahan instalasi. Ubuntu masih menawarkan salah satu desktop terbaik, sebuah repositori perangkat lunak tak tertandingi, kemudahan instalasi perangkat lunak proprietary seperti Flash dan driver Nvidia, dan menggabungkan salah satu komunitas terbesar di internet. Ubuntu adalah juaranya.
2.Linux Mint

LinuxMint yang merupakan distro Linux berbasis Ubuntu, pertama kali di luncurkan pada tahun 2006 oleh seorang kelahiran perancis yang bernama Clement Lefebvre. Clement merupakan pekerja IT yang menetap di Irlandia.
Hal yang telah berubah dalam hirarki distro Linux. Dengan beralihnya Ubuntu ke Unity dan Fedora ke Gnome Shell, sekarang ada ruang untuk distribusi kelas pertama Gnome yang sudah familiar di kalangan user.
3.Fedora

Fedora adalah distro linux yang pertama kali dirilis pada tahun 1995, dikembangkan oleh 2 orang yang bernama Bob Young and Marc Ewing dibawah nama perusahaan Red Hat Linux. Walaupun dirilis sudah sejak lama namun fedora baru mulai populer pada tahun 2004
Fedora menawarkan banyak keuntungan yang sama dari Ubuntu seperti dukungan hardware yang baik, desktop halus dan pilihan paket luar biasa. rilis terbaru Fedora 15 adalah distribusi besar pertama yang menggunakan Gnome baru – Gnome Shell. Seperti Persatuan Ubuntu-Unity, Shell adalah upaya untuk mengubah harapan orang tentang seperti apa desktop Linux harus terlihat. dengan pendekatan desktop seperti animasi transisi, launcher dll.
4. Linux OpenSuse

Opensuse pertama kali dipublikasikan pada tahun 1992 oleh 4 orang maniak Linux berkebangsaan jerman. Mereka adalah Roland Dyroff, Thomas Fehr, Hubert Mantel dan Burchard Steinbild. Project mereka diberikan nama SUSE yang merupakan kepanjangan dari (Software und System Entwicklung). Edisi distro linux opensuse yang tersedia saat ini adalah openSuse dan Suse Linux Enterprise.
Ini adalah distribusi dalam daftar klasifikasi ini yang menggunakan desktop KDE secara default, dan OpenSuse telah memilih KDE untuk alasan yang baik: karena desktop ini paling akrab di lingkungan kantor.
KDE sering disamakan dengan Windows.
5. PCLinuxOS


Pertama kali diluncurkan pada tahun 2005 oleh Bill Reynolds atau yang lebih dikenal dengan julukan “texstar”. Sebelum Bill Reynolds menciptakan PclinuxOS, ternyata texstar adalah salah satu developer yang cukup terkenal dari Mandrake Linux. Edisi yang tersedia adalah MiniMe, Junior and BigDaddy  wah unyu-unyu juga ya namanya.
6.Puppy Linux

Kekuatan besar Linux adalah fleksibilitas. Akibatnya kita harus membuat pilihan yang baik untuk perangkat keras lama. Tidak seperti beberapa sistem operasi lain. Ada banyak distribusi yang akan membawa perangkat lunak terbaru, kernel terbaru dan driver terbaru, dan membangun mereka menjadi distribusi disesuaikan untuk masa sekarang. Yang terbaik dari klasifikasi ini adalah Puppy . OS ini hanya membutuh ISO 128MB yang di burn ke CD dan boot. dan tentang versi 5 adalah bahwa sekarang Puppy menggunakan repositori paket yang sama dengan Ubuntu. Ini memberi Anda akses langsung ke ribuan paket yang paling populer dari seluruh dunia.
7. Debian

Distro linux Debian GNU Linux pertama kali di publikasikan 1993. Pembuatnya adalah Ian Murdock. Debian GNU linux merupakan sebuah project non-komersil yang dikembangkan secara bersama-sama oleh ratusan programmer diwaktu senggang mereka. Awalnya Debian diprediksikan tidak akan berkembang dan akan segera menghilang begitu saja, namun apa yang terjadi kemudian malah sebaliknya. Debian tumbuh menjadi distro linux yang besar dan populer, memiliki komunitas yang besar, serta menelurkan berbagai macam distro-distro turunan.
8.Mandriva

Mandriva Linux pertama kali diluncurkan pada tahun 1998 oleh Gaël Duval dibawah nama Mandrake Linux . Pada awalnya mandriva merupakan hasil olahan dari distro linux Red Hat dengan berbagai sentuhan tambahan, namun lambat laun mandriva memiliki fungsi-fungsi dan sentuhan tambahan yang membuatnya lebih user friendly, seperti proses instalasi yang lebih mudah, deteksi hardware yang lebih baik serta kemampuan partisi harddisk.
9.Backtrack

Backtrack merupakan salah satu distro linux yang merupakan turunan dari slackware yang mana merupakan merger dari whax dan auditor security collection. Backtrack ini Hacking Friendlydan backtrack ini memang spesifikasinya pada aktivitas meretas komputer alias hacking.
10.Centos

Red Hat Enterprise Linux (RHEL) hampir tak tersentuh di pasar bisnis. ini adalah daerah yang paling menguntungkan dan didukung ekosistem Linux, dan seperti yang Anda duga, itu mahal. Ini hanya tersedia jika Anda bersedia membayar untuk dukungan, layanan dan upgrade, dengan harga yang diluar jangkauan.
Tapi RHEL masih open source, Yang mana CentOS masuk dan mengubah kode sumber dan membangun kembali RHEL dalam fitur sendiri untuk setiap rilis.cukup kompatibel dengan pihak ketiga paket RHEL, dan merupakan pilihan terbaik untuk proyek-proyek online yang didukung oleh RHEL.
Dan komunitas CentOS sudah sangat aktif, dan selalu ada yang membantu, membuat CentOS-satu-satunya pilihan untuk dunia nyata dengan kinerja terbaik dan hampir tanpa biaya. Perbedaan nyata antara CentOS dan RHEL logo dan tema desktop.
Nah itulah menurut saya 10 Distro Linux yang bisa digunakan dan sudah umum dipasaran karena beberapa keunggulan dan kelebihan dari masing-masing Distro Linux tersebut.

Kalau Menurut Anda Bermanfaat, Mohon Klik THANK dibawah :



Senin, 12 Maret 2012

3 komentar

Jenis-Jenis Windows 7

Windows7 - Windows 7 adalah OS [Operating system/sistem operasi] Keluaran microsoft, yang saat ini lumyan populer. Bukan lumayan populer lagi, malah hampir semua laptop Sobat CC menggunakan OS ini. Yang akan admin bahas kali ini adalah pembagian windows 7 berdasarkan edisi nya. Microsoft mengeluarkan windows 7 dalam 6 edisi, dianataranya Starter, Home Basic, Home Premium, Proffesional, Enterprise, dan Ultimate. Masing2 edisi memiliki kekurangan dan keunggulan tersendiri. kalo Admin#1 dan Admin#2 menggunakan Windows 7 Ultimate. OK, Langsung aja ke intisarinya..


Windows 7

  • Starter
Windows untuk seluruh dunia. Biasanya sudah terinstal saat membeli komputer baru. Fitur utama untuk versi ini adalah Taskbar, Jump list, Windows MEdia Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax, Scan dan Game sederhana.

Kelemahan versi ini adalah tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB serta tidak tersedia versi 64bit.

Jika menggunakan versi Starter pengguna tidak bisa mengganti bacground desktop. Pengguna juga hanya bisa menjalankan 3 program sekaligus, namun keterbatasan ini sudah dihilangkan dan diganti dengan maksimal RAM sebesar 2 GB.
  • Home Basic
Versi ini ditargetkan untuk wilayah tertentu saja seperti Indonesia. Fitur utama dari versi ini adalah Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.

Kelemahan versi ini adalah Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidah penuh.
  • Home Premium
Ditargetkan untuk pengguna di seluruh dunia. Fitur utama dari versi ini adalah Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.

Kelemahan versi ini adalah tidak bisa melakukan Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
  • Proffesional
Dirancang untuk para expert dalam bidang IT. Fitur utama dari versi ini adalah Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Kelemahan versi ini adalah tidak adanya BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Kelebihan dari versi Profesional hampir sama dengan versi Ultimate, secara garis besar hanya fungsi BitLocker yang dihilangkan.
  • Enterprise
Versi ini dirancang untuk para pebisnis atau suatu perusahan dengan Volume Lisensi. Fitur utama yang versi ini adalah BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
  • Ultimate
Dirancang untuk pengguna komputer yang menginginkan semua fitur Windows 7. Versi ini memiliki semua fitur dari versi sebelumnya, bisa dibilang Windows 7 versi Ultimate adalah versi paling lengkap.


Kalo Sobat CC mau OS Windows 7 ini, tinggal Comment aja dibawah,, Mau yang Windows7Starter? Mau yang Windows7HomeBasic? Mau yang Windows7HomePremium? Mau yang Windows7Proffesional? Mau yang Windows7Enterprise? Mau yang Windows7Ultimate? Semua tersedia di CC..haha.. Jasa instal ulang juga ada..  hehehe...  



Kalau Menurut Anda Bermanfaat, Mohon Klik THANK dibawah :



Minggu, 12 Februari 2012

0 komentar

Sejarah Linux di Indonesia

Era 1980-an merupakan akhir dari zaman keemasan komputer mini -- komputer yang tidak secanggih "main-frame", namun setiap sistem terdiri dari bongkahan besar. Nama-nama besar pada zaman tersebut, seperti "DEC - Digital Equipment Corp.", "DG -- Data General", "HP -- Hewlett Packard", "Honeywell -- Bull", "Prime", dan beberapa nama lainnya. Setiap komputer mini ini, dijalankan dengan sistem operasi tersendiri. Setiap sistem operasi ini tidak cocok (kompatibel) dengan sistem operasi dari sistem lainnya. Sebuah program yang dikembangkan pada sistem tertentu, belum tentu dengan mudah dapat dijalankan pada sistem lainnya.

Masalah ini mulai teratasi dengan sebuah sistem operasi yang lagi naik daun, yaitu UNIXTM. Sistem UNIX ini dapat dijalankan pada berbagai jenis komputer. Selain beroperasi pada komputer mini, UNIX pun dapat dioperasikan pada sebuah generasi komputer "super mikro", yang berbasis prosesor 32 bit seperti Motorola MC68000. Ya: pada waktu itu, Motorola belum terkenal sebagai produser Hand Phone!

Sistem berbasis UNIX pertama di Universitas Indonesia (1983) ialah komputer "Dual 83/20" dengan sistem operasi UNIX versi 7, memori 1 Mbyte, serta disk (8") dengan kapasitas 20 Mbytes. Sistem tersebut tentunya sangat "terbatas" dibandingkan komputer zaman sekarang. Namun, penelitian dengan memanfaatkan komputer tersebut, menghasilkan puluhan sarjana S1 UI. Tema penelitian S1 pada saat tersebut berkisar dalam bidang jaringan komputer, seperti pengembangan email (PESAN), alih berkas (MIKAS), porting UUCP, X.25, LAN ethernet, network printer server, dan lainnya. Komputer "Dual 83/20" ini, kemudian lebih dikenal dengan nama "INDOGTW" (Indonesian Gateway), karena pada akhir tahun 1980-an digunakan "dedicated email" server ke luar negeri. Sistem INDOGTW ini beroperasi non-stop 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Fungsi riset sistem tersebut di atas, digantikan oleh komputer baru "INDOVAX", yaitu DEC VAX-11/750 dengan sistem unix 4.X BSD dengan memori 2 Mbytes, serta disk 300 Mbytes. Pada waktu itu, sanga lazim menamakan satu-satunya VAX pada setiap institusi, dengan akhiran "VAX". Contohnya: UCBVAX (Universitas Berkley), UNRVAX (Universitas Nevada Reno), DECVAX (DEC), ROSEVAX (Rosemount Inc), MCVAX (Amsterdam). Sistem ini pun kembali menghasilkan puluhan sarjana S1 UI untuk berbagai penelitian seperti rancangan VLSI, X.400, dan sejenisnya.

Untuk mewadahi para pengguna dan penggemar UNIX yang mulai berkembang ini, dibentuk sebuah Kelompok Pengguna Unix (Unix Users Group) yaitu INDONIX. Kelompok yang dimotori oleh bapak "Didik" Partono Rudiarto (kini pimpinan INIXINDO) ini melakukan pertemuan secara teratur setiap bulan. Setiap pertemuan ini akan diisi dengan ceramah kiat dan trik UNIX, serta sebuah diskusi/ tanya-jawab.

Komputer mini -- yang UNIX mau pun yang bukan -- dominan hingga pertengahan tahun 1980-an. Komputer Personal (PC) masih sangat terbatas, baik kemampuannya, mau pun populasinya. Bahkan hingga akhir 1980-an, PC masih dapat dikatakan merupakan benda "langka" dan "mewah". Semenjak pertengahan 1980-an, muncul sistem komputer "super-mikro" berbasis prosesor Motorola MC68000 dan sistem operasi Unix. Sejalan dengan ini, juga muncul PC/AT berbasis prosesor Intel 80286 dan 80386 dengan sistem operasi XENIX/SCO UNIX.

Kehadiran prosesor Intel 80286 (lalu 80386) telah mendorong pengembangan sistem operasi dengan nama "XENIX". Harga sistem yang relatif murah, berakibat kenaikan populasi sistem Unix yang cukup signifikan di Indonesia. Aplikasi yang populer untuk sistem ini ialah sistem basis data Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Pada awalnya, setiap sistem operasi Unix dilengkapi dengan kode sumber (source code). Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk negara non-US (terutama non Eropa) akibat regulasi ekspor US. Sebagai alternatif Prof. Andrew S. Tanenbaum dari VU (Belanda) mengedarkan sebuah sistem Operasi sederhana dengan nama "MINIX" (Mini Unix). Titik berat arah pengembangan MINIX ialah sesederhana mungkin agar dapat dipelajari dengan mudah dalam satu semester. Program Studi Ilmu Komputer Universitas Indonesia, tercatat pernah membeli source code MINIX dua kali, yaitu versi 1.2 (1987) dan versi 1.5 (1999).

Sebagai penunjang mata kuliah Sistem Operasi, telah hadir MINIX (Mini Unix) yang bahkan dapat dijalankan pada PC biasa tanpa HardDisk! Namun, MINIX memiliki dua keterbatasan bawaan. Pertama, dititik-beratkan agar mudah dipelajari untuk keperluan pendidikan. Akibatnya, dengan sengaja tidak dibuat canggih dan rumit. Kedua, (pada awalnya) MINIX harus dibeli dengan harga lebih dari USD 100 per paket. Harga ini tidak dapat dikatakan murah bahkan untuk ukuran kantong mahasiswa di luar negeri. Namun, MINIX telah digunakan di Program Studi Ilmu Komputer Universitas Indonesia FUSILKOM UI, FakUltas ILmu KOMputer UI) sebagai bagian dari kuliah sistem operasi menjelang akhir tahun 1990an.

Besar kemungkinan, siapa pun pengguna MINIX saat itu (termasuk penulis), pernah memiliki angan-angan untuk merancang sebuah kernel "idaman" pengganti MINIX yang dapat -- "dioprek", "dipercanggih", dan "didistribusikan" -- secara bebas. Tidak heran, Linus B. Torvalds mendapat sambutan hangat ketika tahun 1991 mengumumkan kehadiran sebuah kernel "idaman" melalui buletin USENET News "comp.os.minix". Kernel ini kemudian lebih dikenal dengan nama Linux. Namun, Linux tidak langsung mendapatkan perhatian di UI.

Era 1990an

Belum jelas, siapa yang pertama kali membawa Linux ke Indonesia. Namun, yang pertama kali mengumumkan secara publik (melalui milis pau-mikro) ialah Paulus Suryono Adisoemarta dari Texas, USA, yang secara akrab dipanggil Bung Yono. Ketika 1992, bung Yono berkunjung ke Indonesia membawa distro SoftLanding System (SLS) dalam beberapa keping disket. Kernel Linux pada distro tersebut masih revisi 0.9X (alpha testing), dengan kemampuan dukungan jaringan yang sangat terbatas. Pada awal tahun 1990-an, kisaran harga sebuah ethernet board ialah USD 500; padahal dengan kinerja yang jauh dibawah board yang sekarang biasa berharga USD 5.-. Dengan harga semahal itu, dapat dimaklumi, jika masih jarang ada pengembang LINUX yang berkesempatan untuk mengembangkan driver ethernet.

Perioda 1992-1994 merupakan masa yang vakum. Secara sporadis, terdengar ada yang mendiskusikan "Linux", namun terbatas pada uji coba. Kernel Linux 1.0 keluar pada tahun 1994. Salah satu distro yang masuk ke Indonesia pada tahun tersebut ialah Slackware (kernel 1.0.. Distro tersebut cukup lengkap dan stabil sehingga merangsang tumbuhnya sebuah komunitas GNU/ Linux di lingkungan Universitas Indonesia. Pada umumnya, PC menggunakan prosesor 386 dan 486, dengan memori antara 4-8 Mbytes, dan hardisk 40 - 100 Mbyte. Biasanya hardisk tersebut dibuat "dual boot", yaitu dapat dalam mode DOS atau pun Linux.

Slackware menjadi populer dikalangan para mahasiswa UI, karena pada waktu itu merupakan satu-satunya distribusi yang ada . Banyak hal-hal baru yang "dioprek"/ "setup". Umpama: yang pertama kali men-setup X11R4 Linux di UI ialah Ivan S. Chandra (1994).

Tahun 1994 merupakan tahun penuh berkah. Tiga penyelenggara Internet sekali gus mulai beroperasi: IPTEKnet, INDOnet, dan RADnet. Pada tahun berikutnya (1995), telah tercatat beberapa institusi/ organisasi mulai mengoperasikan GNU/Linux sebagai "production system", seperti BPPT (mimo.bppt.go.id), IndoInternet (kakitiga.indo.net.id), Sustainable Development Network (www.sdn.or.id dan sangam.sdn.or.id), dan Universitas Indonesia (haur.cs.ui.ac.id). Umpamanya, Sustainable Development Network Indonesia (sekarang diubah menjadi Sustainable Debian Network) menggunakan distribusi Slackware (kernel 1.0.9) pada mesin 486 33Mhz, 16 Mbyte RAM, 1 Gbyte disk. Namun sekarang, situs tersebut numpang webhost di IndoInternet.

Kehadiran internet di Indonesia merangsang tumbuhnya sebuah industri baru, yang dimotori oleh para enterpreneur muda. Mengingat GNU/ Linux merupakan salah satu pendukung dari Industri baru tersebut, tidak dapat disangkal bahwa ini merupakan faktor yang cukup menentukan perkembangan GNU/Linux di Indonesia. Selama perioda 1995-1997, GNU/Linux secara perlahan mulai menyebar ke seluruh pelosok Indonesia. Bahkan krismon 1997 pun tidak dapat menghentikan penyebaran ini.